Bregodo adalah seni keprajuritan yang berasal dari zaman Kesultanan Mataram. Olah keprajuritan ini mengadaptasi unsur-unsur militer yang beradaptasi dengan budaya Jawa. Berbeda dengan keprajuritan lainnya, bregada biasanya tampil sebagai pasukan yang umumnya dikerahkan saat upacara adat atau pesta rakyat, seperti Grebeg atau merti dusun. (Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Bregada)
Bregodo di Kalurahan Bangunkerto sendiri mencerminkan nilai kedisiplinan, keberanian, semangat gotong royong, kearifan lokal, kebersamaan, dan kekompakan. Alat musik yang digunakan sebagai pengiring adalah tambur, suling, slompret, bendhe, ketipung, kecer, bass, dan dogdog/tom.
Berikut kelompok kesenian bregodo yang ada di Kalurahan Bangunkerto:
- Bregodo Bangun Krido Turonggo; jumlah pemain 100 orang; lokasi kegiatan di Bangunsari, Bangunkerto, Turi, Sleman.
- Bregodo Kyai Jurug; jumlah pemain 50 orang; lokasi kegiatan di Jurugan, Bangunkerto, Turi, Sleman.
- Bregodo Kyai Kromo Menggolo; jumlah pemain 60 orang; lokasi kegiatan di Ngentak, Bangunkerto, Turi, Sleman.
- Bregodo Kyai Ganggeng Yuda; jumlah pemain 80 orang; lokasi kegiatan di Ganggong, Bangunkerto, Turi, Sleman.
- Bregodo Kyai Jago Wulung; jumlah pemain 50 orang; lokasi kegiatan di Gadung, Bangunkerto, Turi, Sleman.