Bangunkerto – Senin (7/6), Pelatihan pengolahan salak dilaksanakan.
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ke depan ini dihadiri oleh lurah Bangunkerto, perangkat desa, Eko Destrianto sebagai ulu-ulu, Aziz ketua BUMDES, serta Suharman ketua desa mandiri budaya Bangunkerto.
Anas Makruf, lurah Bangunkerto yang juga membuka dalam acara pelatihan ini berpesan, “masyarakat Bangunkerto harus tau banyak mengenai pemanfaatan dan pemasaran salak yang menjadi potensi lokal”.
Bertempat di balai pertemuan Wonosari, Bangunkerto, Turi, peserta langsung ke praktek mengolah salak pondok menjadi beberapa olahan. Pelatihan ini dipimpin oleh Bu Maryanti dan kawan-kawan.
Salak merupakan salah satu potensi lokal di Bangunkerto yang bisa dimanfaatkan menjadi beragam jenis olahan.
Harapan dari adanya pelatihan ini yakni semakin meningkatkan kepekaan masyarakat Bangunkerto akan potensi lokalnya, dan pemasarannya menjadi lebih maksimal.